Archive

Archive for the ‘Water’ Category

Aplikasi Non-Medis OC Tomography untuk Pemurnian Air Minum dipresentasikan di Singapura

August 21st, 2015 No comments

http://prasetya.ub.ac.id/berita/Aplikasi-Non-Medis-OC-Tomography-untuk-Pemurnian-Air-Minum-17157-id.html

Yusuf Wibisono, STP, MSc, PhD, dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP-UB) mempresentasikan penelitian aplikasi non-medis OCT di ajang 2nd International Conference on Desalination Using Membrane Technology. Kegiatan ini dilangsungkan di Singapura selama empat hari (26-29/7/2015). Makalah penelitian yang dipresentasikannya secara oral berjudul “Mesoscale in-situ Inspection Using Optical Coherence Tomography During Two-Phase Flow Cleaning for Biofouling Removal in Spiral-Wound Membrane Elements”. Selain itu, ia juga mempresentasikan poster berjudul “Two-phase flow for fouling control in membranes”.

Optical Coherence Tomography (OCT) adalah teknologi pemindaian yang memanfaatkan cahaya berbasis low-coherence interferometry untuk menangkap gambar 3-dimensi dari sebuah obyek, yang umumnya berukuran mikrometer. Teknologi OCT sudah banyak digunakan di dunia medis khususnya untuk diagnostic di bidang ophthalmologyoptometryneurology, gynecology, gastroenterology, oncology, cardiology dan dermatology. Namun di tangan Yusuf Wibisono, teknologi ini dimanfaatkan untuk aplikasi di bidang non-medis, yaitu untuk mitigasi terbentuknya biofilm di dalam modul membran yang dimanfaatkan untuk pengolahan air minum.

Teknologi OCT ini bisa dipakai untuk deteksi pertumbuhan biofilm di dalam modul membran nanofiltrasi dan reverse osmosis (NF/RO). Biofilm ini jika berkembang akan menjadi biofouling dan merugikan karena akan menghambat proses pemurnian air oleh membran NF/RO, sehingga menurunkan tingkat produksi air minum sekaligus menurunkan kualitasnya. Dengan pemanfaatan teknologi OCT ini, deteksi awal bisa dilakukan sehingga proses pembersihan modul membran bisa dilakukan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Aplikasi non-medis OCT ini masih sangat baru di dunia. Penelitian Ketua Program Studi Magister Keteknikan Pertanian ini bersaing dengan penelitian yang dilakukan para peneliti di Singapura, Finlandia dan Belanda. Hasil penelitian ini telah diterbitkan di jurnal Water Research, sebuah jurnal yang menurut penilaian Thomson Reuters Journal Citation Reports 2015, memiliki nilaiimpact factor sebesar 5.528. OCT News, sebuah portal yang mendedikasikan khusus untuk penerapan OCT juga mempublikasikan hasil penelitian ini, berikut link beritanya:http://bit.ly/1OQfZZK

Konferensi yang diselenggarakan Elsevier, dengan koordinator konferensi dari University of Swansea – Inggris, Nanyang Technological University – Singapura dan University of Technology Malaysia ini dihadiri ratusan peserta dari sekitar 44 negara. Di akhir konferensi, Yusuf terpilih menjadi peserta yang berhak mengunjungi instalasi desalinasi Tuaspring di Singapura. Instalasi desalinasi Tuaspring baru dimulai operasinya pada tahun 2013, dan merupakan instalasi desalinasi air laut terbesar se-Asia dengan kapasitas produksi sebesar 318.500 m3 air minum per hari. Dengan instalasi desalinasi sebesar ini, Singapura menyiapkan untuk menjadi negara yang terjamin ketahanan sumber daya airnya, dan mulai melepaskan ketergantungan dari Malaysia dalam menyediakan kebutuhan air minum bagi rakyatnya. Instalasi pengolahan air laut yang dijaga ketat personel keamanan bersenjata ini, memakai teknologi ultrafiltasi sebagai pra pengolahan air laut. Selain itu, memanfaatkan pula teknologi membran reverse osmosis dua tahap (yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah) untuk menghilangkan komponen garam dari air laut guna menghasilkan air bersih siap minum yang berkualitas tinggi. [yusuf/ai/Humas UB]

Categories: Water Tags:

Dosen TEP Jadi Pembicara Kunci di Konferensi Internasional Membran Untuk Air Bersih

August 21st, 2015 No comments

http://prasetya.ub.ac.id/berita/Dosen-TEP-Jadi-Pembicara-Kunci-di-Konferensi-Internasional-Membran-Untuk-Air-Bersih-15697-id.html

Dr. Yusuf Wibisono, STP. MSc, dosen program studi Teknik Bioproses Jurusan Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya diundang menjadi pembicara kunci (keynote speaker. ia didaulat berbicara pada konferensi internasional “Conference of Membrane Technology for Desalination (MTFD 2014): Clean Water and Energy Efficiency” yang diselenggarakan, Rabu-Kamis (29-30/10), di Jakarta.

Pada konferensi MTFD 2014 ini, Dr. Yusuf Wibisono, STP, Msc mempresentasikan tentang pentingnya teknologi membran untuk penyediaan air minum dan pengolahan air limbah untuk industri. Dipaparkan, penggunaan teknologi membran untuk pengolahan air lebih efisien dibandingkan pengolahan secara konvensional, namun demikian tantangan terhadap penerapan teknologi membran seperti fouling masih menjadi masalah utama.

Biofouling menjadi isu pokok dalam teknologi nanofiltrasi dan reverse osmosis, dan penggunaan larutan kimia untuk pembersihan modul membran terbukti tidak efektif. Proses pembersihan modul membran menggunakan perlakuan fisik dengan optimasi teknologi aliran 2-fasa menjadi potensial untuk diterapkan.

Paparan Yusuf mendapat sambutan menarik dan apresiasi dari peserta konferensi yang berasal baik dari akademisi, peneliti maupun praktisi di dunia bisnis dan industri pengolahan air, seperti produsen membran dari Korea Selatan, CSM/Toray Chemical Korea.

Konferensi MTFD 2014 ini diselenggarakan sesuai dengan Agenda Riset Nasional (ARN) periode 2015-2019 yang telah disusun pada 6 Mei 2014. Dalam penyusunan ARN, program riset IPTEK melibatkan instansi terkait seperti Dewan Riset Nasional (DRN), pejabat terkait di lingkungan Kementerian Ristek dan BPPT. Dalam Prioritas Riset Nasional akan difokuskan pada 3 fokus penelitian yaitu Food, Energy dan Water (FEW). Khususnya untuk Water, akan ditujukan untuk melakukan riset terkait pengelolaan air bersih, ketersediaan air  dan pengendalian air. Ketersediaan air bersih ini sangat berkaitan dengan kualitas hidup suatu masyarakat, terutama masyarakat di perkotaan. [yusuf/ai]

Categories: Water Tags: